Breaking News

Ternyata Tidak BKD Saja Kedatangan DirKrimsus Polda Jambi Namun Disdikbud Juga Target

 


Kabartrending.id- SENGETI-Tidak Hanya BKD saja yang didatangi Ditreskrimsus Polda Jambi , Namun Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muaro Jambi juga didatangi , Hal tersebut sama makaud dan tujuanya klarifikasi seorang pensiunan Guru yang diminta mengembalikan gaji Rp 75 Juta tersebut. 

Adapun tujuan tim Ditreskrimsus polda mengklarifikasi data yang menyangkut seorang guru Pensiunan. 

Padahari yang sama , Mendadak Kantor BKD Kabupaten Muaro Jambi didatangi oleh Anggota Kepolisian dari Krimsus Polda Jambi dan dinaa pendidikan , karena dinas pemdidikan sebagai leding sektor seoeang pendidik atau guru,  Jumat (5/07/24). 

Terlihat beberapa orang dari Polda Jambi sedang berada di Ruang Sekretaris BKD Muaro Jambi. 

Sekretaris BKD Hasbullah dan Kabid Pengangkatan dan Data Pegawai Rini Herawati tengah bercengkramah dengan anggota Polda Jambi. 

"Ya ada orang Polda datang kesini mau minta data," ujar salah satu Pegawai BKD. 


Belum diketahui secara pasti kedatangan sekelompok anggota Kepolisian dari Polda Jambi ini ke BKD Muaro Jambi.


Dugaan sementara kedatangan anggota Kepolisian dari Polda Jambi ini terkait dengan pemberitaan yang saat ini tengah viral, yakni adanya seorang guru yang diminta untuk mengembalikan uang sebesar Rp75 juta. 


Diberitakan sebelumnya. Guru tersebut bernama Asniati yang sempat viral setelah dia mengadu ke DPRD Muaro Jambi karena tak sanggup mengembalikan uang tersebut. Pihak DPRD Muaro Jambi berjanji akan memanggil Pj Bupati dan instansi terkait untuk menanyakan masalah ini. 


Lalu bagaimana penjelasan Pemkab Muaro Jambi? Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono menjelaskan bahwa masalah ini berawal dari temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) 2023.


Sekda Kabupaten Muaro Jambi Budhi Hartono menyampaikan terkait pemberitaan yang viral itu, Pemda dan komisi 1 DPRD Kabupaten Muaro Jambi telah mengambil langkah-langkah sebagai berikut :


Yang Pertama, Pemda dan DPRD telah berkoordinasi dan Konsultasi ke BKN Regional 7 Palembang untuk membantu penyelesaian  permasalahan Ibu Asniati Guru TK Negeri 3 Sungai Bertam.


Dari pertemuan itu, BKN Regional 7 Palembang selanjutnya akan melaksanakan koordinasi lanjutan atas permasalahan ini. 


Sekda Budhi Hartono menjelaskan bahwa persoalan ini bukan temuan atas LHP BPK Tahun 2023 sebagaimana pemberitaan sebelumnya, namun berpotensi untuk menjadi temuan BPK dan sesungguhnya langkah ini diambil untuk mencegah temuan berulang kedepan.


Dia melanjutkan, sebenarnya untuk mengantisipasi masalah seperti ini, pemerintah sudah membuat surat edaran terhadap OPD terkait ( Disdikbud) Muaro Jambi. 


"Kita tegaskan kepada pihak OPD nya harus memiliki data terkait para guru yang pensiun," timpalnya.


Sementara itu Kepala BKD mMuaro Jambi , Hazbullah  mengatakan saat dikonfirmasikan mengatakan,terkait dengan permasalahan Ibu Asniati tadi kita sudah memberi keterangan terkait dengan kelebihan bayar gaji terhadap seorang guru TK negeri Bartam jaluko Muaro Jambi, berdasarkan sprint Dirkrimsus Polda jambi yang melaksanakan klarifikasi terhadap permasalahan seorang guru TK Asniati .


Klarifikasi tersebut dimulai sekitar jam 2, sampai jam sekitar 17 .49 Wib kedatangan mereka ke sini dalam rangka klarifikasi terkait dengan permasalahan Ibu Asniati

Ketika ditanyakan jumlah tim polda tersebut Hasbul mengatakan, ada sekitar 7 orang orang dari Polda Jambi , "bebernya.

Tujuan mereka hanya melakukan klarifikasi ke BKD, karena adanya masalah guru TK negeri dengan yang viral, mereka minta keterangan masalah pengembalian uang kelebihan bayar gaji,kata Hasbul. (Ari) 

0 Comments

© Copyright 2022 - Kabar Trending