Kabartrending.idBUNGO-Musabaqoh Tilawatil Qur'an bukan lah sekedar lomba untuk mencari qori-qoriah dan hafid Hafidzah terbaik, akan tetapi MTQ adalah suatu upaya kongrit umat Islam untuk mengali nilai leluhur yang terkandung di dalam Al Qur'an supaya dijadikan pedoman hidup.


Hal itu di sampaikan oleh Sekretaris Daerah Bungo (Setda) H Rosidi menyampaikan pada acara musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) di kecamatan Pasar, upaya kita mendalami arti, makna, kandungan di dalam Al Qur'an sekaligus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, Jum'at (26/04/2024)


" Bukan sekedar lomba dan mencari menang tetapi mencari menat membaca Al-Qur'an agar mendekati diri kepada pencipta yaitu Allah SWT, " kata Setda


Kegiatan ini sudah berlangsung yang kedua kalinya MTQ tingkat kecamatan dalam kabupaten Bungo yang pertama di kecamatan Rimbo Tengah dan berakhir di kecamatan batin II Pelayang.


Pemerintah kabupaten Bungo bekerjasama dengan kementerian agama kabupaten Bungo kembali menyelenggarakan MTQ tingkat kecamatan dalam kabupaten Bungo meskipun bersifat rutinitas hendaknya dari tahun ke tahun kegiatan ini dapat semakin meningkat kualitasnya baik dari sisi proses penyelenggaraan maupun dari sisi hasilnya.


Untuk itu kita membutuhkan komitmen yang kuat kerja keras dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan penyelenggaraan kegiatan ini apabila sinergi bersama itu dapat diwujudkan yang lebih baik. 


Maka diharapkan  berkontribusi pula terhadap pencapaian misi bungo maju dan sejahtera tahun 2026 berkenan dengan penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan pemerintah kabupaten Bungo telah menetapkan jadwal pelaksanaan MTQ di 17 kecamatan dalam kabupaten Bungo kegiatan ini dimulai pada tanggal 22 April 2024 di kecamatan Rimbo Tengah dan akan berakhir pada tanggal 11 Juni 2024 di kecamatan batin II pelayang.


Selanjutnya Setda berpesan Meskipun kegiatan ini bermotif kompetisi namun saya perlu mengingatkan bahwa yang paling Susanti dari ajang ini tidak lain adalah upaya kita bersama untuk melestarikan dan membunyikan kitab suci Alquran dalam kehidupan masyarakat kabupaten Bungo.


Agar Alquran lebih mudah dipahami dan diamalkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari hal ini tersebut selaras dengan misi ke-4 dari rencana pembangunan jangka panjang daerah kabupaten Bungo tahun 2026 yaitu mewujudkan masyarakat kabupaten Bungo yang beriman bertakwa dan berbudaya," tutup Setda.(yad)