Kabartrending.id-SUNGAIPENUH- Langkah Partai Golongan Karya (Golkar) untuk berkoalisi dengan PKS pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Sungai Penuh pada November 2024 mendatang, semakin berpeluang.


Hal tersebut dibuktikan dengan Ketua DPD Golkar Sungai Penuh, Fikar Azami mengembalikan Formulir Penjaringan Bakal Calon Walikota di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Rabu (17/04/2024) di kantor PKS Sungai Penuh.


Bahkan, Mantan Ketua DPRD Sungai Penuh ini pun saat mengembalikan formulir penjaringan Balon Walikota Sungai Penuh, diantar puluhan simpatisan dan tim suksesnya.


Sampai di kantor DPD PKS, Fikar disambut langsung oleh ketua DPD PKS Sungai Penuh Feri Satria serta pengurus PKS. Keduanya pun tampak akrab, saling rangkul hingga memasuki ruangan pendaftaran. 


Kepada awak media, Fikar Azami yang juga Ketua Golkar Sungai Penuh mengatakan kedatangan untuk mendaftar di PKS dengan harapan nantinya akan diusung PKS untuk Maju di Pilwako Sungai Penuh. 


Kendati partai Golkar sendiri yang memiliki 5 kursi DPRD Sungai Penuh sudah bisa mengusung kader sendiri untuk maju. Namun Fikar mengatakan bahwa Partai Golkar tentu tetap pelu berkoalisi dengan partai PKS untuk maju dan membangun kota Sungai Penuh. 


"Saya dengan pak Feri adalah teman, kami sudah kenal lama sejak di DPRD Sungai Penuh. Bahkan hingga saat ini kami masih sering bertemu dan komunikasi. Mudah-mudahan PKS bisa bersama saya dan Partai Golkar untuk maju dan membangun kota Sungai Penuh ini, " jelasnya.


Disinggung akankah Golkar dan PKS akan bersatu di Pilkada Sungai Penuh? Dirinya mengatakan bahwa politik dinamis, segala kemungkinan pun bisa terjadi. 


"Bisa saja nanti kami berpasangan atau tidak berpasangan. Tapi apapun yang terjadi nanti semoga yang terbaik bagi saya dan Bung Feri,"sebutnya. 


Selain itu menurut Fikar partai PKS saat ini sudah mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Karna memiliki 3 kursi di DPRD dan masuk dalam unsur pimpinan. Dengan hal ini membuat parti Golkar merasa perlu untuk bersama PKS untuk Pilwako Sungai Penuh. 


"Kami merasa untuk pilwako ini perlu juga merangkul partai dan tentunya masyarakat. Apalagi PKS saat ini sudah masuk unsur pimpinan. Tentunya kami dari Golkar merasa PKS bagian penting untuk kemenangan Pilwako nantinya, " kata Fikar


Sementara itu, Feri Satria Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sungai Penuh, saat dikonfirmasi soal kemungkinan PKS dan Golkar akan bersatu dan berpasangan di Pilkada,  mengatakan sebagai kader PKS harus siap bila memang nanti ada yang diminta untuk mendampingi calon wali kota Sungai Penuh. 


"Kalau kader PKS nantinya ada yang diminta untuk maju mendampingi calon Walikota yang kami usung tentu siap. Partai juga pastinya akan merestui. Yang jelas untuk calon wakil kita minta nanti kandidat yang diusung PKS memilihnya, "tegasnya.